Selasa, 22 Oktober 2013

Hati – Hati saat Mata Gatal

Hati – Hati saat Mata Gatal

Yang akan diceritakan kali ini adalah pengalaman teman saya, sebut saja Tiara (nama asli disamarkan). Kejadian itu saat Tiara pulang dari kantor menuju kampusnya dengan mengendarai motornya. Tiba – tiba matanya kelilipan seperti ada yang masuk, karena kaca helmnya tidak ditutup lalu dia mengusap – usap matanya terus menerus karena sangat gatal. Saat tiba di kampus matanya masih terasa gatal dan perih. Tiara merasa pusing saat di kelas dan akhirnya dia pulang karena sudah tidak kuat. Sesampainya di rumah, Tiara mengistirahatkan matanya dengan mencoba untuk tidur. Tapi badannya malah menggigil dan matanya sulit untuk dibuka karena semakin perih dan bengkak. Lalu ibunya pergi ke apotik untuk membeli obat tetes mata. Setelah Tiara memakai obat tapi tetap saja sakit matanya tidak berkurang.

Keesokan harinya Tiara pergi ke Puskesmas untuk diperiksa. Tetapi di Puskesmas tidak bisa menangani lebih lanjut karena sakit mata Tiara sudah parah dan ketersediaan peralatan juga kurang. Akhirnya pihak Puskesmas memberi surat agar langsung ditujukan ke Rumah Sakit ke dokter spesialis mata. Sesampainya di Rumah Sakit dan diperiksa oleh dokter, ternyata sakit mata yang diderita oleh Tiara sudah parah bahkan menjalar menjadi virus. Dan didiagnosa oleh dokter bahwa penglihatan Tiara berkurang bahkan menjadi 10%. Lalu Tiara diberi obat tetes mata khusus dan perlahan – lahan kesehatan matanya membaik tetapi masih harus berhati – hati dan dijaga baik – baik.

Kesimpulan dari cerita di atas adalah kita harus berhati – hati dengan mata kita karena mata adalah indera penglihatan yang dikaruniai oleh Allah SWT yang harus dijaga baik – baik. Dan bersyukurlah bagi kalian yang mempunyai indera penglihatan yang sempurna.

Terima kasih untuk teman saya yang mengizinkan membagi pengalamannya :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar